"tidak adakah.... pelajaran yang dapat dipetik dari mengunjungi dan membaca Risalah elkahfie...??!!!"

Senin, 02 Agustus 2010

"Rizky Halal"

Sejak diciptakannya hingga dalam perkembangannya. kehidupan manusia tak pernah luput dari makan.. makan dan makan. jika kita menengok kebelakang dan meninjau sejarah perkembangan umat manusia. maka akan tampak bahwa pelanggaran yang pertama kali adalah dari segi pangan... dan yang pertama kali melanggar adalah manusia pertama, yakni Adam As. dan istrinya (hawa). karena pelanggarannya itu, akibatnya mereka (adam dan hawa) diusir dari taman surga. agar pelanggaran tersebut tidak berulang, Maka Allah SWT, memperingatkan kita akan kisah Nabi Adam As. dan Hawa di dalam Al-Qur'an. agar kita mengindahkan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya. terutama dari segi pangan. "Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saIeh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al-Mu'minun: 51)
Perintah Allah kepada umat manusia pertama, sebelum beramal sholih adalah mencari rizky yang halal, baru kemudian beramal sholih (berbuat baik). baik tidaknya amal perbuatan seseorang tergantung pada apa yang dimakan... jika makanan yang di makan dari hasil yang halal, tentu terpuji perbuatan-perbuatannya. sebaliknya.... perbuatan seseorang akan tercela karena dorongan makanan yang haram... dan do'a-do'anya tidak akan dikabulkan Allah SWT. "didalam jasad manusia itu ada segumpal daging... jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuh.. jika ia rusak/buruk, maka buruk pula seluruh tubuh.. ketahuilah, segumpal daging itu ialah Hati." (HR.Muslim)

sahabat yang budiman... terkabul dan tidaknya do'a tergantung pada makanan yang kita makan, makanan yang halal merupakan syarat mutlak bagi terkabul
nya do'a, sedangkan do'a dalam Islam merupakan inti dari peribadatan. manusia adalah makhluk Allah yang sangat lemah, maka nasibnya di dunia dan akhirat tergantung pada rahmat Allah. mereka selalu butuh petunjuk dan lindunganNya... jika makanan yang kita dapatkan berasal dari usaha yang haram/ dilarang Allah, maka putuslah hubungan kita denang Dia.... bisa dibayangkan bagaimana kehidupan kita jika putus hubungan dengan Allah, sungguh mustahil akan mendapat rahmat dari Allah.

pernah sahabat Sa'ad bin Abi Waqash minta dido'akan Rasulullah saw. supaya do'a-do'anya dikabulkan oleh Allah SWT. Maka Rasulullah menyarankan: "makanlah makanan yang halal, niscaya terkabul do'a-do'amu...."
selama rezeki yang kita dapat halal semua... selama makanan yang kita makan halal semua dan usaha kita sah, tidak melanggar ketentuan-ketentuan Allah, tentu erat sekali hubungan kita dengan Allah, do'a-do'a kita pasti dikabulkan, perjuangan kita disukseskan dan cita-cita kita diwujudkan. sebaliknya, jika makanan kita dari hasil yang haram, dari usaha yang tidak halal, pastilah putus hubungan kita dengan Allah. akibatnya, do'a-do'a kita takkan dihiraukan, perjuangan-perjuangan kita digagalkan dan cita-cita kita pun dihampakan. karena itu, selalu kalut pikiran kita, resah hati kita dan takut... menderita dan sengsara...

memang nafkah yang halal tidak mudah didapatkan, lebih-lebih dalam jumlah yang besar. tetapi.. memang demikian ketentuan Allah. karena itu... tak usahlah kita takut miskin atau kekurangan... takut miskin atau kekurangan diperalat syetan utuk menggelapkan mata hati kita, hingga tak dapat membedakan halal dan haram, tak menghiraukan ketentuan-ketentuan Allah.

orang berbuat durhaka, melanggar norma-norma... disebabkan karena makanan yang masuk ke dalam perutnya.... lalu mengalir dalam darah nya... menelusuri otot, kalbu dan otaknya itu dari hasil yang dimurkai Allah... karenanya ia selalu cenderung pada perbuatan-perbuatan yang dikutuk Allah...

baiknya... kita koreksi diri kita masing-masing... kita bersihkan dari segala sesuatu yang bersifat haram. sekiranya terlanjur... hendaklah disucikan dengan bertaubat, pintu taubat dibuka Allah siang dan malam, tak pernah tertutup bagi siapapun yang masih bernyawa. Marilah kita usahakan rezaki yang halal, yang tak diragukan. tak usahlah takut miskin, takut melarat di hari tua. Allah takkan mengecewakan hati hamba-hamba-Nya yang bertaqwa... Allah takkan menelantarkan dan sia-siakan ketaqwaan mereka...

1 komentar: